Kalimantan Selatan

Komitmen Program Sungai Martapura Asri, Pemprov Kalsel dan PT Adaro Indonesia Serahkan Bantuan

Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kalimantan Selatan (Kalsel) menyerahkan bantuan dari PT. Adaro Indonesia, berupa 18 unit perahu sampah serta penanaman 2.000 bibit pohon buah secara serentak di 20 Desa/Kelurahan, yang menjadi pilot project program Sungai Martapura Asri.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Prov Kalsel Hanifah Dwi Nirwana menyebutkan kegiatan tersebut menunjukkan sinergitas, komitmen, serta kolaborasi dari semua pihak untuk terus menjaga lingkungan khususnya sungai martapura.

“Semoga dengan adanya kegiatan ini, dapat semakin memperkuat komitmen dan kerjasama kita semua, dalam mewujudkan Sungai Martapura Asri,” kata Hanifah, Banjar, Kamis (14/12/2023).

Dikatakan Hanifah, salah satu sungai kebanggaan masyarakat, yaitu sungai martapura ini sangat luar biasa, karena sungai martapura merupakan urat nadi kehidupan bagi masyarakat banjar. berbagai potensi dapat di gali dan dikembangkan di sungai martapura ini.

“Selain menjadi pemenuhan air bersih dan menjadi jalur transportasi, sungai martapura juga memiliki potensi budaya, ekonomi kreatif, pariwisata, serta memiliki potensi sebagai objek kajian ilmiah dari berbagai disiplin keilmuan,” ucap Hanifah.

Maka dari itu, diakuinya, sudah semestinya dan sudah selayaknya, sungai martapura harus di jaga kelestariannya, dengan senantiasa menjaga kebersihannya, serta di pelihara dari pencemaran dan kerusakan.

“Adanya program sungai martapura asri, yang didukung dengan berbagai bantuan dari stakeholders ini diharapkan dapat meningkatkan kesadaran dan kepedulian kita semua dalam menjaga sungai martapura.
menjaga dan memelihara kelestaraian sungai martapura, seperti menjaga pohon buah yang kita tanam hari ini,” tambah Hanifah.

Dirinya juga mengingatkan pohon yang di tanam, tidak akan ada artinya kalau tidak di jaga dan di pelihara. Pohon yang di tanam, jika di jaga dan pelihara dengan baik akan memberikan manfaat yang luar biasa, baik secara langsung maupun tidak langsung.

“Dengan menanam pohon, berarti kita sedang menanam doa, menanam harapan, menanam kerja kita semuanya, untuk keberlangsungan kehidupan ekosistem dan keberlanjutan kehidupan generasi kita yang akan datang,” pungkasnya. MC Kalsel/Rns

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button