Kalimantan Selatan

Bakesbangpol Kalsel Gelar Sosialisasi Hasil IDI Tahun 2023

Pemerintah Provinsi Kalimantan Selatan melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) melaksanakan Sosialisasi Hasil Pengukuran Indek Demokrasi Indonesia (IDI) Tahun 2022, Optimalisasi Peran dan Fungsi Kelompok Kerja (Pokja) IDI Provinsi Tahun 2023 yang diselenggarakan di salah satu hotel di Banjarmasin, Kamis (30/11/2023). 

Kepala Bakesbangpol Provinsi Kalsel, Heriansyah menjelaskan, IDI merupakan alat pengukuran yang khas, karena bersumber pada penilaian atas kejadian-kejadian nyata pada setiap provinsi di indonesia. 

“IDI juga unik, karena tidak hanya menilai perkembangan demokrasi dari sisi prosedural saja, tapi juga dari segi substansi pelaksanaan demokrasi sehari-hari, baik oleh pemerintah, lembaga perwakilan, lembaga peradilan, maupun masyarakat,” sebut Heriansyah. 

Perkembangan demokrasi di Indonesia, khususnya di Kalimantan Selatan mengalami pasang surut dalam dinamikanya. Kondisi fluktuatif tersebut tentunya menjadi perhatian bersama untuk dapat tetap menjaga proses konsolidasi demokrasi berjalan pada relnya. 

“Oleh karena itu, perlu adanya pemantauan terhadap pelaksanaan demokrasi di Indonesia, hal ini didasari atas pentingnya sebuah demokrasi, sebagai bentuk riil dari dinamika yang berjalan selama ini dengan keterlibatan dan peran serta masyarakat,” lanjutnya. 

Perkembangan positif terkait demokrasi ditandai dengan adanya tuntutan akan sebuah pemerintahan dan parlemen yang efektif di dalam memenuhi kebutuhan masyarakat serta mampu mewakili aspirasi dan kepentingan konstituennya secara partisipatoris, transparan dan akuntabel. 

Tuntutan ini semakin menguat seiring dengan meningkatnya pendidikan dan pengetahuan masyarakat ditambah dengan proses demokratisasi yang semakin terkonsolidasi. 

IDI sebagai salah satu program prioritas sebagaimana diamanatkan dalam peraturan presiden nomor 18 tahun 2020 tentang rpjmn 2020-2024 telah mengalami penyempurnaan metodologi pengukuran. Idi metode baru terdiri dari 3 aspek (kebebasan, kesetaraan dan kapasitas lembaga demokrasi) dengan 22 indikator yang meliputi kinerja di bidang politik, ekonomi dan sosial. 

Nilai IDI Kalsel Tahun 2022 mencapai 80,86 dalam skala indeks 0 sampai 100, dan pada nilai IDI Kalsel menempati peringkat ke-10 nasional, tingkat demokrasi di Kalsel berada pada kategori “tinggi”. 

“Kami berharap kedepannya, perlu usaha keras dari seluruh stakeholders demokrasi secara bersama-sama untuk mendorong terus proses konsolidasi demokrasi di negeri kita ini,” harap Heriansyah. MC Kalsel/Fuz

sumber : diskominfomc.kalselprov.go.id

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button