AdvertorialEkonomiTanah Bumbu

Konsultasi Publik KLHS RPJPD Kabupaten Tanah Bumbu 2025-2045

BATULICIN – Konsultasi publik I penyusunan Kajian Lingkungan Hidup Strategis (KLHS) Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Tanah Bumbu 2025-2045 berlangsung di Ruang Rapat Dinas Lingkungan Hidup. Dalam acara tersebut, Dwi Dibyo Raharjo, Staf Ahli Ekonomi, mewakili Bupati Zairullah Azhar mengucapkan terimakasih pada tamu undangan dan panitia. Rabu (15/11/2023).

Proses penyusunan KLHS RPJPD ini untuk memastikan keterlibatan semua pihak terkait, sejalan dengan prinsip partisipatif KLHS. Langkah ini untuk mengidentifikasi strategi isu-isu dalam pembangunan berkelanjutan sesuai dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs). Konsultasi publik krusial untuk merumuskan isu-isu, melibatkan semua pemangku kepentingan dalam menyediakan data dan informasi dasar pembangunan.

Pihak lintasal sektor menyampaikan informasi, mencerminkan pencapaian pembangunan berkelanjutan sesuai 17 SDGs di Kabupaten Tanah Bumbu. Setiap instansi memiliki peluang untuk berbagi informasi, pandangan, dan aspirasi terkait pembangunan berkelanjutan, menjadi landasan perencanaan 20 tahun mendatang.

Penyusunan RPJPD KLHS memulainya dengan identifikasi pemangku kepentingan, isu pembangunan berkelanjutan, dan pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan. Langkah ini bertujuan agar isu-isu tersebut dapat teridentifikasi secara lebih baik, memungkinkan pemerintah daerah menetapkan prioritas dan fokus dalam rencana pembangunan 20 tahun mendatang.

Akuntabilitas juga menjadi fokus dalam rencana pembangunan daerah, di mana keputusan berdasarkan pada informasi, masukan, dan keterlibatan dari berbagai SKPD lintas sektor. Konsultasi Publik KLHS RPJPD Kabupaten Tanah Bumbu tidak hanya penting dalam perencanaan pembangunan, tetapi juga mencerminkan demokrasi partisipatif.

Di akhir acaranya, Dwi Dibyo Raharjo mengajak seluruh pihak untuk terus berpartisipasi aktif dalam proses ini, karena melalui kerjasama, tujuan bersama untuk pembangunan berkelanjutan dapat tercapai. Kegiatan ini harapanya menjadi titik awal yang baik untuk perencanaan pembangunan berkelanjutan yang lebih inklusif, memberikan manfaat positif bagi lingkungan hidup dan masyarakat di Kabupaten Tanah Bumbu. Semoga melalui kolaborasi ini, Kabupaten Tanah Bumbu dapat mewujudkan visi pembangunan yang lebih baik hingga tahun 2045. (Dwn)

sumber : mc.tanahbumbukab.go.id

Artikel Terkait

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Back to top button